Dalam beberapa minggu terakhir, dunia maya diramaikan oleh sosok aneh bernama Crocodilo Bombardino. Meme ini menampilkan buaya antropomorfik yang digabungkan dengan bentuk pesawat pembom, terbang di langit sambil menjatuhkan bom, dengan narasi berbahasa Italia yang absurd dan penuh semangat.
Fenomena ini berasal dari tren yang dikenal sebagai "Italian Brainrot", sebuah genre meme baru yang menggabungkan suara sintetis beraksen Italia dengan visual aneh hasil gambar AI. Dengan nama-nama aneh seperti Bombombini Gusini dan Tung Tung Tung Sahur, genre ini menghadirkan bentuk humor baru yang sengaja dibuat tidak masuk akal, sehingga justru terasa menghibur bagi banyak orang.
Crocodilo Bombardino sendiri menjadi simbol paling ikonik dari tren ini. Dalam video-videonya, sosok buaya pesawat ini sering diperkenalkan dengan gaya dramatis, diiringi latar musik klasik atau suara narator Italia yang membacakan kalimat kocak seperti, “È il Bombardino Crocodilo – lui bombarda senza pietà,” yang artinya “Ini Bombardino Crocodilo – dia membom tanpa ampun.”
Popularitas Crocodilo Bombardino melonjak lewat platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Banyak kreator konten membuat parodi, remix, hingga varian baru karakter ini, memperluas fenomena brainrot Italia ke seluruh penjuru internet.
Tidak hanya mengundang tawa, meme ini juga menimbulkan diskusi tentang bagaimana internet kini menyukai bentuk humor yang semakin absurd, cepat, dan berbasis keanehan visual. Sebuah bentuk "kebisingan kreatif" yang mencerminkan gaya hidup digital masa kini.
Melihat lonjakan popularitas Crocodilo Bombardino, banyak pihak memprediksi tren "Italian Brainrot" ini belum akan mereda dalam waktu dekat. Bahkan, kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak karakter aneh bermunculan dari gelombang kreativitas ini.
_____________