Di Balik Megahnya IKN, Prostitusi Online Tumbuh Subur
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Di Balik Megahnya IKN, Prostitusi Online Tumbuh Subur

Senin, 26 Mei 2025

Ads

Siapa sangka di balik megahnya pembangunan IKN Nusantara yang digadang-gadang jadi wajah masa depan Indonesia, terselip fenomena kelam yang mulai jadi sorotan. Ya, maraknya praktik open BO alias prostitusi online di Sepaku, Kalimantan Timur, jadi pembahasan hangat belakangan ini.

Kawasan yang seharusnya jadi simbol kemajuan bangsa ternyata juga jadi lahan subur bagi bisnis esek-esek modern yang memanfaatkan aplikasi daring. Fenomena ini bukan sekadar isapan jempol, tapi sudah jadi rahasia umum di kalangan pekerja proyek IKN.

Prostitusi di IKN: Sudah Ada Sejak Awal Pembangunan

Menurut hasil investigasi media lokal, praktik ini sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, hanya saja tak banyak dibicarakan secara terbuka. Dari obrolan santai di warung kopi sampai testimoni para pekerja proyek, semua mengarah pada satu hal: layanan open BO makin menjamur seiring derasnya arus pembangunan.

Seorang pekerja konstruksi bernama Sugianto mengaku bahwa aplikasi online jadi andalan untuk mencari "teman kencan". "Buanyak, tinggal pilih aja. Yang muda, yang bening, semua ada," ujarnya santai. Obrolan itu langsung disambut tawa para rekannya, seolah hal itu sudah jadi bagian dari keseharian mereka.

Tinggal jauh dari rumah, kebutuhan biologis yang tak terpenuhi, hingga tekanan kerja di proyek jadi alasan utama mereka melirik jasa seperti ini. "Jangan munafiklah, siapa juga yang gak pernah," celetuk seorang pekerja lain sambil tertawa.

Tarif dan Layanan Open BO di IKN

Rata-rata tarif open BO di wilayah IKN berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp700 ribu per sesi. Menariknya, layanan ini tak hanya sekadar bertemu dan selesai. Mayoritas menawarkan full service, bahkan beberapa langsung share lokasi guest house tempat mereka menginap. Salah satu akun aplikasi menyapa dengan tawaran, "Open BO ST 600, nego, ful servis, stay. Gercep ya kak."

Guest house jadi tempat favorit para PSK beroperasi. Harga sewanya pun cukup terjangkau, mulai Rp350 ribu per malam. Mereka tinggal beberapa hari, nyalain aplikasi, dan langsung cari pelanggan.

PSK di IKN: Bukan Orang Lokal, Mayoritas Pendatang

Mayoritas PSK yang ditemukan di kawasan ini ternyata bukan berasal dari Kalimantan. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Makassar, dan Balikpapan. Beberapa bahkan sengaja menetap sementara untuk mencari pelanggan dengan menyewa kamar guest house.

Salah satu dari mereka mengaku bisa melayani hingga 10 pelanggan per hari. "Capek sih, tapi duitnya juga lumayan," katanya dengan nada datar. Mereka menganggap kehadiran mereka "dibutuhkan" oleh para pekerja pria yang jauh dari keluarga.

Modusnya pun makin beragam. Ada yang berpura-pura mencari pekerjaan, lalu setelah ngobrol panjang, obrolan berujung pada tawaran jasa. Tak hanya mengandalkan aplikasi seperti MiChat, tapi juga bermain cantik lewat pendekatan personal.

Pengakuan dari Warga dan Tokoh Masyarakat

Masyarakat sekitar sebenarnya tahu betul soal fenomena ini. Ramlan, warga Sepaku, mengaku sudah lama mendengar praktik prostitusi online di sekitar IKN. Namun, karena mereka berpindah-pindah dan tidak menetap, cukup sulit untuk langsung menindak.

Andi Armada, warga Desa Bumi Harapan, juga menyebut bahwa prostitusi ini sudah ada sejak awal proyek IKN digelar. Menurutnya, aplikasi online membuat transaksi makin mudah dan sulit dilacak. "Coba buka aja aplikasinya, pasti banyak yang aktif di sekitar sini," ujarnya.

Peran Pemerintah: Upaya Penertiban Masih Belum Maksimal

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak tinggal diam. Selama tiga bulan terakhir, Satpol PP rutin melakukan razia dan pemantauan di wilayah IKN. Dalam beberapa operasi, ditemukan sejumlah pasangan yang bukan suami istri menginap di guest house.

"Kami amankan mereka, buatkan surat pernyataan, lalu diminta pulang ke daerah asal," kata Rakhmadi dari Satpol PP. Namun, masalahnya tidak selesai di situ. Begitu satu kelompok PSK pergi, datang lagi yang baru.

Beberapa PSK datang secara mandiri, namun ada juga yang dibawa mucikari. Mereka rata-rata beroperasi dengan sistem sewa harian dan transaksi lewat aplikasi. Pemerintah mengakui ini bukan masalah sepele dan harus ditangani lintas pihak.

Prostitusi & Tantangan Moral di Ibu Kota Baru

Fenomena ini menyisakan pertanyaan besar: apakah pembangunan IKN hanya akan dinilai dari sisi fisik saja? Atau juga moral dan sosial masyarakatnya? Praktik prostitusi yang terus tumbuh menunjukkan bahwa pembangunan harus diiringi pengawasan sosial yang ketat.

Jika tidak, IKN Nusantara bisa jadi tidak hanya jadi pusat pemerintahan baru, tapi juga pusat persoalan sosial baru.

Pemerintah setempat menyadari perlunya sinergi antar tokoh masyarakat, pemilik penginapan, dan aparat hukum untuk menangkal maraknya prostitusi ini. Edukasi dan penyadaran penting dilakukan, termasuk menekan pemilik guest house agar tidak sembarangan menerima tamu.

"Harus ada kerja sama yang kuat. Kalau hanya berharap dari razia, praktik seperti ini akan tetap ada terus," ujar Rakhmadi.

Jalan Panjang Menuju IKN yang Bersih dari Prostitusi

Memang, membasmi praktik prostitusi online bukan hal mudah. Terlebih lagi ketika ada faktor ekonomi, teknologi, dan lemahnya pengawasan yang jadi celah tumbuhnya bisnis ini.

Namun jika tak ditangani serius sejak dini, maka tantangan sosial di IKN bisa membesar. Edukasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, hingga regulasi terhadap penggunaan aplikasi dan penginapan perlu digalakkan.

Wajah IKN sebagai simbol masa depan bangsa tak cukup hanya dibentuk dari gedung-gedung megah dan jalan tol lebar. Tapi juga harus tercermin dari ketertiban sosial dan nilai-nilai moral warganya.

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita