Dalam dunia keuangan internasional, mata uang sering dijadikan indikator kekuatan dan kestabilan suatu negara. Semakin tinggi nilai tukar sebuah mata uang terhadap dolar AS, semakin besar pula kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi negara tersebut. Selain itu, mata uang yang kuat mempermudah negara dalam mengimpor barang dan menjaga daya beli masyarakatnya.
Menurut data terbaru yang dirilis oleh Forbes dan diolah per 6 Mei 2025, berikut adalah 10 mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia, dihitung berdasarkan konversi terhadap dolar AS dan nilai tukar terhadap rupiah Indonesia.
1. Dinar Kuwait (KWD)
Menduduki posisi pertama, dinar Kuwait menjadi mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia. Satu dinar Kuwait setara dengan sekitar 3,26 dolar AS atau Rp53.661,51. Kekuatan dinar ini berasal dari ekspor minyak bumi yang melimpah. Sebagai negara kecil di kawasan Teluk yang kaya minyak, Kuwait mampu mempertahankan nilai mata uangnya tetap tinggi. Tak hanya mengandalkan minyak, Kuwait juga sedang giat melakukan diversifikasi ekonomi untuk menciptakan ketahanan ekonomi jangka panjang.
2. Dinar Bahrain (BHD)
Di urutan kedua terdapat dinar Bahrain, dengan nilai tukar 2,65 dolar AS atau sekitar Rp43.651,38. Bahrain merupakan negara kepulauan kecil di kawasan Teluk Persia, yang juga dikenal sebagai pusat finansial regional. Selain dari ekspor minyak dan gas, Bahrain juga memperkuat perekonomian melalui sektor jasa keuangan, perbankan, dan teknologi finansial (fintech).
3. Riyal Oman (OMR)
Riyal Oman memiliki nilai tukar sebesar 2,60 dolar AS atau Rp42.743,14. Seperti tetangganya di Timur Tengah, Oman mengandalkan ekspor minyak dan gas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, negara ini mulai mengembangkan sektor pariwisata dan mempromosikan kekayaan budaya serta keindahan alamnya sebagai daya tarik utama bagi turis asing.
4. Dinar Yordania (JOD)
Dinar Yordania menempati posisi keempat dengan nilai tukar 1,41 dolar AS atau Rp23.200,11. Menariknya, Yordania bukanlah negara kaya minyak seperti tetangganya, namun berhasil menjaga kestabilan mata uangnya melalui diversifikasi ekonomi dan fokus pada sektor pariwisata serta ekspor barang kimia dan pakaian.
5. Pound Gibraltar (GIP)
Pound Gibraltar memiliki nilai tukar sebesar 1,33 dolar AS atau Rp21.923,91. Gibraltar adalah wilayah kecil di ujung selatan Spanyol, namun secara politik berada di bawah naungan Inggris. Selain dari sektor pelabuhan dan logistik, kekuatan mata uangnya juga berasal dari pariwisata dan industri game online yang berkembang pesat di kawasan tersebut.
6. Pound Sterling (GBP)
Pound sterling, mata uang resmi Britania Raya, juga memiliki nilai tukar tinggi yaitu sekitar 1,33 dolar AS atau Rp21.921,55. London sebagai salah satu pusat keuangan dunia memberikan kontribusi besar terhadap kestabilan dan kekuatan pound. Selain itu, kekuatan ekonomi Inggris yang ditopang oleh sektor jasa, ekspor, dan teknologi membuat pound tetap menjadi mata uang yang diminati di pasar global.
7. Franc Swiss (CHF)
Franc Swiss menempati posisi ketujuh dengan nilai tukar 1,21 dolar AS atau Rp19.933,92. Swiss dikenal sebagai negara dengan stabilitas politik tinggi, sistem perbankan yang kuat, dan tingkat inflasi yang rendah. Semua faktor ini menjadikan franc Swiss sebagai salah satu aset safe haven yang paling dicari oleh investor, terutama dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.
8. Dolar Kepulauan Cayman (KYD)
Dolar Kepulauan Cayman memiliki nilai tukar 1,20 dolar AS atau sekitar Rp19.765,26. Wilayah ini dikenal sebagai surga pajak dan pusat keuangan lepas pantai. Meskipun negaranya kecil, perannya dalam industri keuangan global sangat besar. Sektor pariwisata juga menjadi sumber pendapatan penting, mendukung nilai tukar mata uangnya.
9. Euro (EUR)
Euro merupakan mata uang resmi dari 20 negara anggota Uni Eropa dan memiliki nilai tukar sebesar 1,13 dolar AS atau Rp18.577,91. Euro menjadi simbol integrasi ekonomi Eropa dan digunakan oleh negara-negara besar seperti Jerman, Prancis, dan Italia. Stabilitas politik dan kerjasama ekonomi regional menjadi fondasi kekuatan euro di pasar global.
10. Dolar Amerika Serikat (USD)
Menutup daftar, dolar AS memiliki nilai tukar sekitar Rp16.455,70. Meskipun bukan mata uang dengan nilai tertinggi, dolar AS tetap menjadi mata uang yang paling berpengaruh di dunia. Dolar digunakan sebagai standar internasional dalam perdagangan global dan menjadi mata uang cadangan utama bagi banyak negara. Kepercayaan terhadap dolar AS sebagian besar didukung oleh kekuatan ekonomi dan militer Amerika Serikat, serta besarnya pasar obligasi dan instrumen keuangan berbasis dolar.
---
Secara keseluruhan, daftar mata uang dengan nilai tukar tertinggi ini memperlihatkan bahwa banyak di antaranya berasal dari negara-negara kecil dengan kekayaan sumber daya alam atau kebijakan fiskal yang ketat. Namun penting untuk dicatat bahwa nilai tukar yang tinggi tidak selalu mencerminkan kekuatan ekonomi secara menyeluruh. Beberapa negara dengan mata uang kuat memiliki populasi kecil atau ekonomi yang sangat bergantung pada satu sektor.
Sebaliknya, negara-negara besar dengan perekonomian kompleks dan populasi besar cenderung memiliki mata uang dengan nilai tukar yang lebih rendah, tetapi berpengaruh besar di tingkat global. Oleh karena itu, memahami nilai mata uang perlu dilihat dari berbagai perspektif, termasuk stabilitas politik, keberagaman ekonomi, dan peran dalam pasar internasional.
_____________