Dekat Dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih Ikut Kebagian Aliran Dana Bank BJB
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Dekat Dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih Ikut Kebagian Aliran Dana Bank BJB

Rabu, 24 Desember 2025

Ads



Isu kedekatan Aura Kasih dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kini berkembang ke arah yang lebih serius setelah namanya ikut dikaitkan dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Meski belum ada status hukum apa pun, isu tersebut membuat publik menyoroti kemungkinan keterlibatan figur publik di luar lingkaran formal perbankan. Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyeret nama-nama terkenal serta menyingkap dugaan praktik korupsi iklan dengan nilai fantastis.

Dalam perkara ini, Ridwan Kamil telah lebih dulu dimintai keterangan oleh penyidik KPK sebagai saksi pada Selasa, 2 Desember 2025. Sebelumnya, penyidik juga memeriksa selebgram Lisa Mariana pada Agustus lalu. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa kemungkinan pemanggilan saksi lain, termasuk Aura Kasih, sepenuhnya bergantung pada kebutuhan penyidikan dan temuan awal penyidik. Menurutnya, setiap langkah pemeriksaan harus berbasis bukti serta informasi yang relevan dengan konstruksi perkara kasus Bank BJB.

Saat ini, penyidik masih menelusuri dugaan aliran dana non-budgeter dari pengadaan iklan Bank BJB yang diduga mengalir ke sejumlah pihak di luar mekanisme anggaran resmi. Budi menyampaikan bahwa peluang pemanggilan saksi tetap terbuka bagi siapa pun yang dinilai mengetahui atau bahkan menerima aliran dana tersebut. Penelusuran juga mencakup kemungkinan penggunaan dana untuk pembelian aset maupun kepentingan pribadi. Fokus penyidikan ini menegaskan komitmen KPK dalam membongkar praktik aliran dana ilegal serta memperkuat transparansi dalam penyidikan korupsi.

Sejalan dengan itu, pemeriksaan terhadap Ridwan Kamil juga diarahkan pada penelusuran aset yang dimiliki, termasuk sumber perolehan serta kepatuhan pelaporan dalam LHKPN. Penyidik mendalami dugaan bahwa sebagian dana iklan, sekitar 50 persen atau lebih dari Rp200 miliar, masuk ke skema dana non-budgeter yang dikelola Divisi Corporate Secretary Bank BJB. Sejumlah aset telah disita, mulai dari sepeda motor Royal Enfield hingga mobil antik yang pembeliannya belum lunas. Langkah penyitaan ini, menurut KPK, tidak hanya bertujuan pembuktian di persidangan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi.

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita