Roy Suryo Bongkar Dokumen: Ada "Prof P" di Balik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi?
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Roy Suryo Bongkar Dokumen: Ada "Prof P" di Balik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi?

Rabu, 25 Juni 2025

Ads

Kabar baru dari dunia politik dan investigasi kembali bikin ramai, kali ini datang dari pengakuan pemerhati telematika Dr. KRMT Roy Suryo. Ia mengungkap sebuah dokumen yang didapat dari pemerhati intelijen Sri Rahardja Chandra (SRC), yang menyebut adanya sosok misterius berinisial "Prof P"—yang diklaim terlibat dalam dugaan pencetakan ijazah palsu Jokowi.

Menurut Roy, dokumen itu diterimanya pada Sabtu malam, 21 Juni 2025. Di dalamnya dijelaskan cukup detail soal siapa sebenarnya "Prof P"—disebut sebagai mantan Wakil Menteri sekaligus tokoh relawan yang aktif di jaringan "Sedulur Jkw." Bahkan, Prof P kabarnya punya latar belakang usaha fotokopi dan percetakan di kawasan Salemba, yang secara tidak langsung membuat tuduhan ini semakin menarik untuk ditelusuri.

Hal yang bikin tambah panas, Roy mengaku pernah menerima pesan WhatsApp dari Prof P sendiri, yang isinya meminta agar penyelidikan kasus ijazah palsu dihentikan. Nah, pesan itu disandingkan Roy dengan data usaha percetakan Prof P, dan menurutnya, ini bisa mengarah pada dugaan adanya motif untuk menyembunyikan fakta.

Bukan cuma Prof P, dokumen tersebut juga menyebut dua nama tambahan: Widodo dan Denny. Keduanya sebelumnya juga sempat dikaitkan oleh kader senior PDIP dalam tudingan pemesanan ijazah palsu. Kalau benar, ini berarti lingkaran dugaan tersebut cukup besar, dan bukan hanya satu-dua orang saja yang terlibat.

Roy pun mendesak Kapolri Listyo Sigit untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius. Ia menyinggung program Presisi Polri yang pernah dijanjikan untuk menindak tegas kasus-kasus seperti ini. Menurutnya, sudah saatnya investigasi kasus ijazah palsu dibuka kembali—termasuk meninjau ulang penangkapan dua orang di Pasar Pramuka pada 2015 dan insiden kebakaran mencurigakan pada 2 Desember 2024 lalu.

Dalam pernyataannya, Roy mengatakan, "Indikasi temuan proses pencetakan ijazah palsu di Universitas Pasar Pramuka ini, nama-nama makin cetha wela-wela"—yang secara bebas bisa diartikan sebagai "makin jelas kelihatan."

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Prof P, Polri, maupun dari Presiden Joko Widodo selaku pemilik ijazah yang dimaksud. Sementara itu, masyarakat menunggu apakah kasus ini benar-benar punya dasar kuat, atau hanya sekadar tudingan yang bakal lenyap seiring waktu.

Roy berharap pihak terkait, termasuk Prof P, bisa segera memberikan klarifikasi soal isi dokumen dan pernyataan dari SRC. Ini penting untuk memastikan apakah temuan ini valid atau hanya narasi tak berdasar. Apalagi publik makin cerdas dan tentu menuntut transparansi dalam hal yang menyangkut pemimpin negara.

Kalau benar ada benang merah antara percetakan Salemba, relawan Sedulur Jkw, dan figur Prof P, maka kasus ini bisa berkembang jadi lebih besar dari sekadar dugaan administrasi palsu. Di sisi lain, jika tudingan ini tidak terbukti, nama-nama yang disebut tentu berhak mendapatkan pemulihan nama baik.

Sekarang bola ada di tangan aparat penegak hukum—akankah mereka membuka kembali penyelidikan dan membuktikan kebenarannya, atau membiarkannya menjadi misteri politik yang tak pernah selesai?

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita