Tak Lagi Bergantung Medan, Mualem Buka Rute Dagang Langsung ke Malaysia
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Tak Lagi Bergantung Medan, Mualem Buka Rute Dagang Langsung ke Malaysia

Senin, 03 November 2025

Ads

Gambar Berita

Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, yang akrab disapa Mualem, mengumumkan rencana besar Pemerintah Aceh untuk membuka jalur laut internasional langsung menuju Malaysia. Setelah pengesahan APBD 2026, Pemerintah Aceh akan membeli kapal feri roro yang akan melayani rute Krueng Geukuh (Aceh Utara) – Penang (Malaysia). Langkah ini disebut sebagai strategi memperkuat konektivitas perdagangan langsung antara Aceh dan negeri jiran. Pernyataan tersebut disampaikan Mualem dalam sambutannya pada pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Malikussaleh (IKA Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Minggu (2/10/2025).

"Kita bukan membelakangi Medan, tapi mereka yang memilih jalan sendiri," ujar Mualem disambut tepuk tangan hadirin. Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk rivalitas, melainkan upaya memandirikan ekonomi Aceh agar tidak terus bergantung pada jalur perdagangan via Sumatera Utara. Mualem berharap masyarakat dapat bersabar menunggu beberapa hari lagi hingga seluruh persiapan rampung, karena proyek ini sudah memasuki tahap finalisasi administrasi dan teknis.

Menurut Gubernur Aceh, pembukaan jalur laut langsung Aceh–Malaysia akan menjadi tonggak baru dalam hubungan dagang regional. Ia optimistis bahwa rute Aceh–Malaysia akan membuka akses ekspor komoditas unggulan Aceh, seperti hasil perkebunan dan perikanan, ke pasar internasional dengan biaya logistik yang jauh lebih murah. "Kalau jalur laut ini aktif, ekonomi masyarakat pesisir Aceh Utara dan sekitarnya akan menggeliat," tegas Mualem. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memastikan keberlanjutan rute tersebut.

Selain memperkuat sektor perdagangan, Mualem juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor transportasi udara keagamaan. Ia memastikan bahwa penerbangan haji dan umrah akan dipusatkan dari Aceh. "Penerbangan haji dan umrah akan dipusatkan di Aceh. Kita ingin jamaah dari wilayah barat Indonesia tidak perlu transit jauh," ujarnya. Menurutnya, kebijakan ini akan meningkatkan kenyamanan calon jamaah sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai gerbang utama ibadah haji di kawasan barat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), Herman Fithra, menyerahkan gelar alumni kehormatan kepada Gubernur Aceh sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya bagi pembangunan daerah. Dengan penganugerahan ini, Mualem resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni Unimal. Acara pelantikan IKA Unimal itu juga menetapkan Azhari Cage, anggota DPD RI asal Aceh, sebagai ketua yang baru.

Langkah Pemerintah Aceh ini dinilai sebagai wujud nyata dari visi Mualem untuk menjadikan Aceh lebih mandiri secara ekonomi, transportasi, dan sosial keagamaan. Dengan terbukanya jalur laut langsung dan pusat penerbangan haji di Aceh, provinsi ujung barat Indonesia itu semakin memperkuat perannya sebagai simpul strategis dalam perdagangan dan perhubungan internasional.

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita