Pemerintah kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas banjir bandang Aceh yang berdampak besar terhadap masyarakat dan infrastruktur. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen negara untuk terus hadir dalam proses pemulihan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses penanganan bencana alam tersebut masih terdapat layanan yang belum maksimal. Menurutnya, seluruh tim di lapangan telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan demi membantu masyarakat Aceh bangkit dari dampak bencana.
Bahlil berharap kerja keras seluruh unsur, termasuk BUMN dan relawan, dapat menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Upaya ini difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital, khususnya listrik Aceh, yang terdampak cukup parah akibat rusaknya jaringan transmisi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta PT PLN agar proses pemulihan berjalan cepat dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pemulihan kelistrikan Aceh menghadapi tantangan teknis yang luar biasa berat. Banjir bandang yang disertai longsor menyebabkan kerusakan masif pada sistem kelistrikan, termasuk robohnya enam tower transmisi antara Bireuen dan pembangkit Arun. Selain itu, perubahan bentang sungai yang melebar drastis turut memperumit proses perbaikan karena tower dan kabel transmisi hanyut terbawa arus deras.
Akibat kerusakan tersebut, pembangkit Arun tidak dapat menyalurkan listrik ke Banda Aceh sehingga terjadi pemadaman bergilir. Pasokan listrik memang masih tersedia dari pembangkit Nagan Raya, namun kapasitasnya terbatas. Kerusakan juga terjadi pada jalur transmisi menuju Aceh Tengah, Takengon, dan Bener Meriah, dengan beberapa tower PLN dilaporkan ambruk.
Darmawan mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar adalah pengangkutan material tower dengan bobot mencapai 35 ton, ditambah kabel dan peralatan seberat 16 ton. Proses ini harus dilakukan menggunakan helikopter dan melibatkan dukungan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara. Meski dalam kondisi ekstrem, PLN berhasil merestorasi sejumlah tower dan menyambung kembali jaringan transmisi utama.
PLN sempat optimistis pasokan listrik Banda Aceh dapat meningkat hingga 93 persen saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Namun, dalam proses pengaliran listrik dari Arun, muncul hambatan teknis yang lebih berat dari perkiraan. Atas kondisi ini, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh dan menegaskan komitmen untuk terus bekerja penuh hingga pemulihan listrik di Aceh benar-benar pulih secara menyeluruh.
_____________
liputansembilan