Pernyataan mengejutkan disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat mendekati level Rp17.000 per dolar AS. Ia mengklaim mampu membuat rupiah kembali menguat hanya dalam waktu semalam.
Pernyataan tersebut langsung memicu kehebohan publik, terutama saat pasar keuangan tengah bergejolak akibat tekanan global dan isu independensi bank sentral. Di tengah situasi itu, muncul klaim dari pejabat tinggi negara yang menyebut mengetahui secara persis penyebab pelemahan rupiah sekaligus memiliki cara cepat untuk membalikkan keadaan.
"Saya tahu betul alasannya kenapa (rupiah melemah) dan memperbaikinya dua hari, semalam dua malam selesai itu. Tapi saya bukan bank sentral," kata Purbaya, dikutip pojoksatu.id dari CNN Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Sebelumnya, Reuters melaporkan rupiah sempat menyentuh level terlemah akibat kekhawatiran pelaku pasar terhadap arah kebijakan fiskal serta dinamika internal di Bank Indonesia.
Menurut Purbaya, kondisi fundamental ekonomi Indonesia justru menunjukkan arah yang berlawanan dengan pelemahan nilai tukar yang terjadi saat ini. Ia menilai secara ekonomi makro, tidak ada alasan kuat bagi rupiah untuk tertekan sedalam itu.
"Yang penting adalah fondasi ekonomi kita arahnya berlawanan dengan nilai tukar pada saat ini. Jadi fondasi ekonomi membaik terus, sementara nilai tukar agak melemah," ujarnya.
_____________
liputansembilan