Tim 4 Walikota Blitar menanggapi adanya keluhan dari siswa maupun orang tua murid yang menyebut bahwa tas, sepatu dan seragam yang dibagikan pada siswa SD dan SMP di kota Blitar berkualitas jelek dan mudah rusak jika dipakai.
Thoat Masruki, salah satu anggota Tim 4 menyatakan bahwa seharusnya para siswa dan orang tua murid itu bersyukur.
"Seharusnya mereka (siswa dan orang tua murid – red) itu tahu diri dan bersyukur. Sudah dapat pembagian tas, sepatu dan seragam secara gratis, kok masih mengeluh", katanya.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Blitar, Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan mempunyai program proyek pembagian tas, sepatu dan seragam gratis kepada seluruh siswa SD dan SMP se kota Blitar memakai dana APBD.
Akan tetapi banyak para siswa dan orang tua murid mengeluhkan bahwa barang yang dibagikan itu kualitasnya sangat jelek dan berpotensi mudah rusak jika dipakai.
Mereka sudah menyampaikan keluhan pada Dinas Pendidikan, akan tetapi jawaban yang diperoleh menyatakan bahwa mereka juga tidak bisa apa-apa, karena seluruh proyek di kota Blitar adalah dilaksanakan oleh Tim 4, dan untuk pembagian tas, sepatu dan seragam ini, pengusaha adalah mereka yang ditunjuk oleh tim 4.
Tim 4 walikota Blitar terdiri dari 4 orang yakni, Syaiful Maarif, Thoat Masruki, M Mukson dan Jainul Ichwan yang sering disingkat oleh masyarakat sebagai tim STMJ walikota Blitar.
_____________
liputansembilan