Benarkah Tidur Saat Puasa Ramadhan Merupakan Ibadah?
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Benarkah Tidur Saat Puasa Ramadhan Merupakan Ibadah?

Jumat, 24 Maret 2023

Ads

Keutamaan puasa di bulan Ramadhan sebagai salah satu ibadah rukun Islam yang wajib hukumnya bagi umat muslim merupakan tradisi berkah yang telah berlangsung lama. Tak jarang, seseorang dapat menemukan rutinitas dan aktivitas lain selama bulan puasa, seperti tidur pada siang hari. Namun, banyak di antara kita yang masih bingung, benarkah tidur saat puasa merupakan bagian dari ibadah?

Berangkat dari perspektif Al-Quran, tidak ada anjuran untuk bertidur semasa puasa, namun ada catatan untuk melakukan ibadah lainnya: membaca Al-Quran, melakukan shalat sunah, dan lain sebagainya. Sholat sunah merupakan hal yang paling disarankan untuk dilakukan ketika puasa. Oleh karena itu, tidur bisa disebut sebagai sesuatu yang tidak wajib di bulan Ramadan.

Selain Al-Quran, juga ada beberapa pendapat Ulama' yang mengatakan bahwa melakukan tidur saat puasa masih diterima oleh agama Islam, namun dalam batas tertentu. Salah satu pendapat yang menjelaskan bahwa seseorang masih diperbolehkan untuk tidur pada siang hari di bulan Ramadhan, selama tidak berarti menghindari ibadah-ibadah lainnya, seperti membaca Al Quran, melaksanakan sholat sunah, dan lain sebagainya.

Menurut sebuah hadith di mana para Sahabat Nabi Muhammad (SAW) bertanya tentang tidur pada siang hari:


"Mereka (sahabat) bertanya, 'Apakah seseorang bedor (bangun dari tidur) di tengah hari untuk melakukan sholat sunah ?' Nabi (SAW) menjawab: 'Ya, itu adalah kebajikan.'"

Dari hadith di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa tidur saat puasa diterima oleh agama Islam, namun tidur tersebut harus disertai dengan ibadah-ibadah lainnya seperti membaca Al-Quran, melaksanakan sholat, dan lain-lain.

Menurut sebuah laporan dari Islamic Center for Research and Information, tidur saat puasa di waktu siang harus dilakukan dengan kontrol, tanpa menunda rutinitas beribadah lainnya. Seseorang tidak boleh tidur dengan tujuan utama menghindari dari melakukan ibadah lainnya pada siang hari.

Jika badan atau kondisi kesehatan seseorang memaksa ia untuk tidur atau ia mengalami kelelahan, maka seseorang bisa mencari waktu istirahat di waktu sore hari setelah sholat Maghrib, sebelum menjalankan ibadah-ibadah lain di waktu siang hari yang tentunya lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.

Kesimpulannya, berdasarkan ayat Al-Quran dan hadith, serta laporan dari Islamic Center for Research and Information, tidur saat puasa pada waktu siang diperbolehkan, meskipun dengan batasan yang dimaksudkan, sehingga ibadah-ibadah lainnya tetap dapat dipenuhi. Itulah sebabnya mengapa tidur saat puasa di bulan Ramadhan tidak dapat dianggap sebagai ibadah, selama batasan-batasan tersebut dipatuhi. 

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita