Potong Rantai Pasok, Koperasi Merah Putih Siap Distribusi Barang Pokok ke Desa
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Potong Rantai Pasok, Koperasi Merah Putih Siap Distribusi Barang Pokok ke Desa

Kamis, 26 Juni 2025

Ads

Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan keseriusannya membangun ekonomi rakyat dari akar rumput. Kali ini, beliau menggelar rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025), untuk membahas percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Beberapa menteri penting ikut hadir, termasuk Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menkop Budi Arie.

Dalam unggahan Instagram resmi Sekretariat Kabinet, tampak suasana rapat yang serius. Para menteri duduk melingkar, fokus menatap layar yang menampilkan salindia presentasi tentang koperasi desa. Bukan cuma simbolis, rapat ini jadi salah satu wujud komitmen pemerintahan Prabowo untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa secara konkret.

Menurut keterangan resmi, Koperasi Merah Putih ditujukan untuk memperpendek rantai pasok kebutuhan pokok. Artinya, masyarakat tidak harus membeli barang-barang kebutuhan pokok dari distributor atau tengkulak dengan harga tinggi. Lewat koperasi ini, akses langsung ke produsen bisa dilakukan, sehingga harga lebih murah dan transparan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih bakal menjadi jalur distribusi utama untuk kebutuhan seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan sosial lainnya. Tujuannya jelas: memastikan distribusi yang adil dan efisien langsung ke tangan masyarakat.

"Selain untuk memangkas rantai pasok yang panjang antara produsen dan konsumen, koperasi juga akan berperan penting dalam menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat," ujar Teddy. Gagasan ini sekaligus menjawab keluhan warga yang selama ini merasa harga kebutuhan pokok melambung karena permainan pasar.

Sebagai tindak lanjutnya, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas Koperasi Merah Putih (Satgas Kopdes). Menko Pangan Zulkifli Hasan dipercaya memimpin Satgas ini, dibantu unsur menteri lainnya serta pelaksana harian dari kementerian teknis.

Satgas ini bertugas mengawal implementasi langsung di lapangan—mulai dari pembentukan koperasi di tingkat desa, pelatihan manajemen, hingga pengawasan distribusi barang. Langkah ini penting agar koperasi yang dibentuk tidak hanya formalitas di atas kertas, tapi benar-benar bisa berfungsi dan dirasakan manfaatnya.

Langkah ini mendapat banyak respons positif dari kalangan pengamat ekonomi kerakyatan, yang menilai koperasi bisa jadi tulang punggung ekonomi jika benar-benar diberdayakan secara profesional. Banyak juga warganet yang berharap agar program ini bisa jadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada korporasi besar yang selama ini mendominasi distribusi barang pokok.

Secara umum, inisiatif Kopdes Merah Putih ini bisa menjadi terobosan besar bila dijalankan dengan akuntabilitas dan transparansi yang baik. Tantangannya tentu banyak, tapi semangat dari Istana Hambalang menunjukkan bahwa pemerintah siap turun langsung mengawal pembangunan ekonomi dari desa.

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita