Hanya Gara-Gara Tolak Cari Rumput, Ibu di Sumbawa Bakar Anak Kandung!
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Header Menu

HEADLINES
.....

Hanya Gara-Gara Tolak Cari Rumput, Ibu di Sumbawa Bakar Anak Kandung!

Selasa, 24 Februari 2026

Ads

Gambar Berita

Peristiwa tragis terjadi di Dusun Karya Mulya, Desa Plampang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Seorang pemuda berinisial MIL (26) mengalami luka bakar berat setelah diduga dibakar oleh ibu kandungnya sendiri, S (48), hanya karena menolak diminta mencari rumput untuk pakan ternak keluarga.

Insiden itu bermula saat korban tengah tertidur di bagian belakang rumah. Sang ibu kemudian membangunkannya dan meminta segera mencari rumput untuk sapi peliharaan. Permintaan tersebut ditolak oleh korban, hingga memicu adu mulut di antara keduanya.

Kapolsek Plampang, Joko Wilopo, menjelaskan bahwa emosi terduga pelaku diduga memuncak setelah penolakan tersebut. Dalam keadaan marah, S disebut mengambil botol berisi bahan bakar jenis pertalite yang memang dijual di rumahnya.

Bahan bakar itu kemudian disiramkan ke tubuh korban. Meski korban sempat berusaha membersihkan diri, situasi berubah drastis ketika terduga pelaku melemparkan korek api ke arah korban. Api langsung menyambar tubuh MIL dan membakarnya.

Teriakan korban yang meminta pertolongan didengar oleh adiknya, I (23). Ia bergegas mengambil air dan menyiram tubuh korban untuk memadamkan api. Di tengah kepanikan itu, sang ibu disebut sempat histeris melihat kondisi anaknya sebelum akhirnya jatuh pingsan akibat syok.

Korban mengalami luka bakar serius hampir di sekujur tubuhnya. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi MIL ke Puskesmas Plampang untuk mendapatkan penanganan awal. Karena luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSMA Sumbawa untuk perawatan intensif.

Sementara itu, terduga pelaku masih berada di bawah pengawasan petugas medis di Puskesmas setempat. Kondisi psikologisnya dilaporkan belum stabil. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Sumbawa guna mendalami kasus tersebut dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Hingga kini, keluarga korban disebut belum membuat laporan resmi karena masih fokus pada penanganan medis MIL. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik tindakan nekat yang berujung pada luka bakar berat tersebut.

_____________

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita