Mengenal Benjamin Thomas Sigar, Kakek Buyut Prabowo dari Minahasa
Ads
scroll to continue with content

Menu Atas

Liputan Sembilan liputansembilan.com Aplikasi web
Tentang aplikasi ini

Baca berita terkini, kirim berita, dan sebarkan fakta. Akses cepat langsung dari beranda perangkat Anda.

Izin aplikasi
Akses situs web
Kirim notifikasi
Aktifkan Notifikasi
Dapatkan pemberitahuan saat ada berita terbaru. Jangan lewatkan info penting!

Header Menu

HEADLINES
.....

Mengenal Benjamin Thomas Sigar, Kakek Buyut Prabowo dari Minahasa

Minggu, 26 Juli 2026

Ads

Presiden Prabowo Subianto dikenal berasal dari keluarga yang memiliki jejak panjang dalam sejarah Indonesia. Kakeknya dari garis ayah, Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo, dikenal sebagai salah satu pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus tokoh perekonomian nasional.

Namun, tak banyak yang mengetahui dari garis ibu, Prabowo juga memiliki leluhur yang tercatat dalam sejarah, yakni Benjamin Thomas Sigar (1790-1879), tokoh Minahasa yang pernah memimpin Pasukan Tulungan (Hulptroepen) pada masa Perang Jawa.

Benjamin merupakan kakek buyut dari pihak ibu Prabowo. Dikutip dari jurnal “Dalam Bayang-bayang Maskulinitas: Studi Kasus Branding Politik Prabowo Subianto” karya Wahyu Triyogo dan kawan-kawan., ibunda Prabowo, Dora Marie Sigar, merupakan keturunan dari tokoh Minahasa bernama Benjamin Thomas Sigar. 

Mengutip dari ANTARA, Dora lahir dan besar di Langowan, Sulawesi Utara. Ayahnya, Frederik Sigar, merupakan pejabat pada masa pemerintahan Hindia Belanda yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Keresidenan Manado.  

Dalam buku “Sejarah dan Kebudayaan Minahasa” karya Jessy Wenas dijelaskan, pemerintah kolonial Belanda meminta bantuan prajurit Minahasa untuk mengirim pasukan ke Pulau Jawa pada masa Perang Jawa (1825–1830).

Pasukan tersebut dikenal sebagai Pasukan Tulungan atau bantuan. Pembentukannya ditandai dengan penandatanganan kontrak pada 23 Desember 1827 antara perwakilan Minahasa, yakni Abraham Dotulong dan J. Kawilarang, dengan Letnan A. Voges dari pihak Belanda.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Minahasa mengirimkan 1.421 personel yang dipimpin Mayoor Tololiu Dotulong. 

Benjamin Thomas Sigar ditunjuk sebagai salah satu kapitein atau kapten pasukan yang mewakili wilayah Langowan. Selain Benjamin, terdapat pula Rotinsulu dari Tonsea dan Polingkalim dari Tondano yang memimpin pasukan di wilayah masing-masing.

Pasukan Tulungan diberangkatkan ke Pulau Jawa pada 29 Maret 1829. Dilansir dari laman National Geographic, sejarawan Peter Carey menjelaskan, pasukan tersebut terlibat dalam pertempuran di Siluk, sebelah barat Yogyakarta, pada 17 September 1829. 

Mereka juga mengikuti operasi militer di Jawa hingga menjelang perundingan antara Pangeran Diponegoro dan Letnan Jenderal Hendrik Merkus de Kock di Magelang pada 1830. Namun, perundingan tersebut berakhir dengan penangkapan Diponegoro oleh pemerintah kolonial Belanda.

Setelah Perang Jawa selesai, mereka kembali ke Minahasa pada tahun berikutnya, dan para pemimpin Pasukan Tulungan kembali menduduki jabatan kepala walak--pemimpin wilayah adat di Minahasa--di wilayah masing-masing. 

Pada 1830, pemerintah Hindia Belanda mereorganisasi sistem pemerintahan di Minahasa, dengan mengubah istilah kepala walak menjadi Hukum Besar, wakilnya menjadi Hukum Kedua, dan kepala desa menjadi Hukum Tua. 

Mengutip ANTARA, Benjamin Sigar juga pernah menjabat sebagai Hukum Besar dengan pangkat Mayor di Langowan. Ia hidup sezaman dengan pendeta Johann Gottlieb Schwarz yang menyebarkan agama kristen di tanah Minahasa.

_____________

Buat Berita Jadi Gambar

Logo
UPDATE
Judul Headline

Punya Kabar Menarik?

Bagikan di LiputanSembilan.com GRATIS! 🚀

Langsung tulis dan kirim tanpa login atau buat akun.


Apakah di sekitar kamu ada prestasi membanggakan, kisah inspiratif, atau acara penting yang jarang terliput media? Atau ingin mempromosikan produk dan jasa secara luas?


💡 LiputanSembilan.com membuka kesempatan bagi siapa saja untuk mengirimkan berita secara GRATIS!

✅ Berita tentang prestasi lokal, kisah unik, atau kejadian penting di komunitas Anda
✅ Promosi barang atau jasa untuk menjangkau lebih banyak orang

📢 Jangan lewatkan kesempatan ini! Kirim berita kamu sekarang dan jadilah bagian dari LiputanSembilan.com!


Kirim Berita